Home info terbaru Amanat Pembina Upacara Kartini Day

Amanat Pembina Upacara Kartini Day

21 April 2026

102
0
SHARE
Amanat Pembina Upacara Kartini Day

Hari ini, tanggal 21 April, kita kembali memperingati Hari Kartini—sebuah momentum penting untuk mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini, pelopor emansipasi perempuan Indonesia yang telah membuka jalan bagi kesetaraan pendidikan dan hak-hak perempuan di negeri ini. Namun, peringatan Hari Kartini hari ini tidak lagi cukup jika hanya dimaknai dengan kebaya, upacara, dan seremonial semata. Kita hidup di tahun 2026—era di mana perjuangan perempuan telah memasuki babak baru: era digital, era suara, dan era keberanian untuk tampil.

Anak-anakku sekalian,

Hari ini kita melihat bagaimana perempuan Indonesia, khususnya generasi muda atau Gen Z, tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga berjuang di ruang digital. Media sosial kini menjadi “panggung baru” untuk menyuarakan keadilan, kesetaraan, hingga isu-isu penting seperti kesehatan mental, kekerasan berbasis gender, dan lingkungan hidup. Perempuan masa kini tidak lagi hanya memperjuangkan hak untuk sekolah seperti di masa Kartini, tetapi juga memperjuangkan hak untuk didengar, dihargai, dan memimpin. Bahkan, data menunjukkan bahwa perempuan Indonesia semakin aktif dalam dunia digitalmenjadi content creator, pengusaha online, hingga pemimpin startup. Ini adalah bukti nyata bahwa semangat Kartini terus hidup dan bertransformasi mengikuti zaman. Namun demikian, perjuangan belum selesai. Masih ada tantangan yang kita hadapi bersama, seperti kesenjangan akses teknologi, stereotip gender, hingga maraknya perundungan di dunia maya.

Di sinilah peran kalian para pelajar SMAN 10 Bekasi menjadi sangat penting. Anak-anakku,
Menjadi Kartini masa kini bukan berarti harus menjadi tokoh besar.
Kartini masa kini bisa hadir di ruang kelas ini:

  • Saat kalian berani bertanya dan berpendapat
  • Saat kalian saling menghargai tanpa membedakan gender
  • Saat kalian menggunakan teknologi untuk hal positif
  • Dan saat kalian berani menjadi diri sendiri dengan penuh percaya diri

Karena sesungguhnya, literasi dan pendidikan adalah kunci utama emansipasi modern—alat untuk berpikir kritis, menyuarakan gagasan, dan menciptakan perubahan. Mari kita jadikan momentum Hari Kartini ini sebagai refleksi: Apakah kita sudah menjadi generasi yang berani, cerdas, dan berdaya? Apakah kita sudah menggunakan teknologi untuk kemajuan, bukan sekadar hiburan semata?

Akhir kata, Mari kita lanjutkan semangat Kartini dengan cara kita masing-masing.
Dengan belajar sungguh-sungguh, berkarya tanpa batas, dan saling mendukung satu sama lain.

Karena seperti kata Kartini: “Habis gelap, terbitlah terang.”

Dan hari ini, terang itu ada di tangan kalian—generasi muda Indonesia.